BI Tegaskan Rupiah sebagai Alat Pembayaran yang Sah di Indonesia

BI Tegaskan Rupiah sebagai Alat Pembayaran yang Sah di Indonesia

 

Baca Juga

Lampung Gazette (01/02/2021)  Jakarta --- Seiring dengan adanya indikasi penggunaan alat pembayaran selain Rupiah di masyarakat, Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa berdasarkan Pasal 23 B UUD 1945 jo. Pasal 1 angka 1 dan angka 2, Pasal 2 ayat (1) serta Pasal 21 ayat (1) UU Mata Uang, Rupiah adalah satu-satunya alat pembayaran yang sah di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan setiap transaksi yang
mempunyai tujuan pembayaran yang dilakukan di wilayah NKRI wajib menggunakan Rupiah.


BI mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dan menghindari penggunaan alat pembayaran
selain Rupiah. Dalam hal ini kami menegaskan bahwa Dinar, Dirham atau bentuk-bentuk lainnya
selain uang Rupiah bukan merupakan alat pembayaran yang sah di wilayah NKRI. 

BI mengajak  masyarakat dan berbagai pihak untuk menjaga kedaulatan Rupiah sebagai mata uang NKRI. BI berkomitmen untuk terus mendorong gerakan untuk mencintai dan merawat Rupiah bersama
dengan Otoritas terkait dan seluruh komponen masyarakat sebagai salah satu simbol kedaulatan
negara. (VPN)

Komentar

Statistik Pengunjung

Sponsor

Indospace Adalah Jasa All In One Pertama di Bandar Lampung

Koleksi Lirik Lagu + Kunci Gitar